SKRIPSI
HUBUNGAN PENERAPAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT GIGI DENGAN MOTIVASI ANAK USIA SEKOLAH PADA TINDAKAN PENCABUTAN GIGI SULUNG DI PUSKESMAS PANTANSILE KECAMATAN KUTE PANANG KABUPATEN ACEH TENGAH
ABSTRAK
Salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi anak terhadap pencabuatan gigi yaitu dengan melakukan komunikasi terapeutik. Komunikasi terapeutik merupakan yang mendorong perkembangan dan kesadaran diri dengan menghubungkan persepsi perawat gigi membantu pasien meningkatkan motivasi, kemandirian dan tanggung jawab diri sendiri. Berdasarkan pengamanan awal di Puskesmas Pantansile terhadap 10 anak, dimana 7 orang pasien anak mempunyai motivasi dengan kriteria tinggi, sedangkan 3 orang pasien anak mempunyai motivasi dengan kriteria rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerapan komunikasi terapeutik perawat gigi dengan motivasi anak usia sekolah pada tindakan pencabutan gigi sulung. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pasien anak yang berkunjung ke Poli Gigi yang berjumlah ± 4 orang anak per hari. Sampel penelitian ini yaitu pasien secara kebetulan pada saat peneliti melakukan penelitian di Puskesmas Pantansile Kecamatan Kute Panang yang berjumlah 35 Responden. Lokasi penelitian ini dilakukan di Puskesmas Pantansile Kecamatan Kute Panang Kabupaten Aceh Tengah. Teknik pengambilan sampel penelitian yang digunakan adalah Accidental Sampling. Data di analisis menggunakan uji chi-square dengan nilai signifikansi 0.05. Hasil penelitian ada hubungan penerapan komunikasi terapeutik perawat gigi dengan motivasi anak usia sekolah pada tindakan pencabutan gigi sulung di Puskesmas Pantansile Kecamatan Kute Panang Kabupaten Aceh Tengah (p = 0,000< 0,05). Kesimpulan ada hubungan penerapan komunikasi terapeutik perawat gigi dengan motivasi anak usia sekolah pada tindakan pencabutan gigi sulung di Puskesmas Pantansile Kecamatan Kute Panang. Disarankan menjadikan komunikasi terapeutik menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan dalam pengobatan selama anak di Puskesmas/rumah sakit.
Kata Kunci: Komunikasi Terapeutik, Motivasi, Pencabutan Gigi Sulung
Tidak tersedia versi lain