SKRIPSI
KARAKTERISTIK SIFAT KIMIA DAN ORGANOLEPTIK NUGGET TEMPE IKAN BANDENG (chanos chanos)
KARAKTERISTIK SIFAT KIMIA DAN ORGANOLEPTIK NUGGET TEMPE IKAN BANDENG (chanos chanos)
1
Zawil Furqan
2
, Rachmawati
ABSTRAK
Latar Belakang : Nugget merupakan salah satu bentuk produk beku siap saji yang dapat dibuat dari berbagai jenis daging ataupun sayuran salah satunya dengan menggunakan daging ikan. Nugget ikan adalah suatu bentuk produk olahan dari daging ikan giling dan diberi bumbu-bumbu serta dicampur dengan bahan pengikat lalu dicetak menjadi bentuk
tertentu, dicelupkan ke dalam batter dan breading kemudian digoreng atau disimpan terlebih dahulu dalam ruang pembeku atau freezer sebelum digoreng. Nugget biasanya terbuat dari bahan baku daging ayam yang digiling dan ditambahkan tepung terigu, akan tetapi daging ayam dapat digantikan dengan bahan pangan lokal yaitu tempe dan ikan bandeng yang memiliki kandungan protein tinggi namun rendah lemak nugget dapat dimodifikasi dengan penambahan tempe dan ikan bandeng.
Tujuan : Untuk mengetahui karakteristik sifat kimia dan organoleptik nugget tempe dan ikan bandeng.
Metode Penelitian: Jenis penelitian bersifat eksperimental dengan rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) yaitu 3 kali perlakuan dan 3 kali pengulangan dengan metode uji hedonic untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis
terhadap karakteristik rasa, aroma, warna, dan tekstur pada nugget dan panelis yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelis semi terlatih dari Mahasiswa-mahasiswi Jurusan Gizi Poltekkes Aceh sebanyak 30 orang. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan ANOVA (Analisis Of Varians) dan uji lanjut Duncan’ multiple
test.
Hasil : Hasil uji organoleptik nugget meliputi rasa, warna, aroma, tekstur dan warna yang paling disukai adalah nugget dengan perlakuan penambahan 150 g tempe dan 150 g ikan bandeng. Hasil uji proksimat menunjukkan penambahan 150 g tempe dan 150 g ikan bandeng yang berpengaruh nyata pada kadar protein dan karbohidrat.
Kesimpulan: Hasil uji organoleptik menunjukkan substitusi tempe 150 g dan ikan bandeng 150 g (N3) berpengaruh nyata terhadap rasa, aroma dan tekstur serta substitusi tempe 150 g dan ikan bandeng 150 g (N3) juga berpengaruh nyata terhadap uji proksimat protein dan karbohidrat.
Saran : Adapun saran peneliti terhadap penelitian nugget ini sebaiknya saat pengolahan ikan bandeng harap di fillet dengan membersihkan ikan dari duri dan sisiknya lalu ambil dagingnya. Kemudian rendam ikan bandeng dengan air lemon supaya saat produk nugget sudah jadi tidak ada bau amis agar menghasilkan nugget yang renyah dan tidak bau.
Kata Kunci : ikan bandeng, nugget, tempe, uji kimia, uji organoleptik
Tidak tersedia versi lain