SKRIPSI
HUBUNGAN ASUPAN MAKANAN DAN BBLR DENGAN KEJADIAN MALNUTRISI PADA BALITA USIA 1-5 TAHUN DI WILAYAH PUSKESMAS DARUL IMARAH ACEH BESAR
HUBUNGAN ASUPAN MAKANAN DAN BBLR DENGAN KEJADIAN MALNUTRISI PADA BALITA 1-5 TAHUN DI WILAYAH PUSKESMAS DARUL IMARAH
Intan Nuraini
1
, Nunung Sri Mulyani
2
ABSTRAK
Latar Belakang : Malnutrisi merupakan ketidakseimbangan antara asupan makanan dan
kebutuhan tubuh untuk memenuhi peranan fungsi spesifik tubuh. Asupan zat gizi makro dibutuhkan balita dalam pertumbuhan dan perkembangan. Ketidakseimbangan tingkat
konsumsi zat gizi makro terhadap kebutuhan tubuh dapat mempengaruhi jaringan dan massa tubuh yang berdampak pada terjadinya malnutrisi. Anak yang lahir dengan BBLR
mempunyai risiko 3,34 kali lebih besar mengalami status gizi kurang dibandingkan
dengan anak yang tidak BBLR. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hubungan
asupan makanan dan BBLR dengan kejadian malnutrisi pada balita usia 1-5 tahun di
puskesmas darul imarah.
Metode : Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain case control jumlah
sampel terdiri dari 31 kasus dan 31 kontrol. Variabel penelitian yaitu asupan makanan dan
BBLR dengan kejadian malnutrisi pada balita usia 1- 5 tahun di Puskesmas Darul Imarah.
Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2021. Analisa data menggunakan uji Chi square dengan tingkat kepercayaan yaitu 95%.
Hasil : Pada kelompok kasus balita memiliki asupan energi sebagian besar adekuat berjumlah 22 orang (44,9%), asupan karbohidrat adekuat 23 orang (51,1%), asupan protein adekuat 27 orang (47,4%), dan asupan lemak defisit 31 orang (56,4%). Kejadian malnutrisi pada kelompok kasus sebagian besar dialami oleh balita BBLR 17 orang (53,1%).
Kesimpulan : Adanya hubungan antara asupan lemak dengan kejadian malnutrisi (p 0,05).
Saran : Diharapkan kepada ibu balita dapat konsultasi pada pihak puskesmas dalam mencegah malnutrisi pada balita.
Kata Kunci : Asupan Makan, BBLR, Kejadian Malnutrisi.
Tidak tersedia versi lain