SKRIPSI
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT YANG MENGKONSUMSI SIRIH DENGAN STATUS CPITN DI DESA BAROH KECAMATAN MONTASIKACEH BESAR
ABSTRAK
Kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Pentingnya menjaga kesehatan mulut di awali oleh kesadaran serta pengetahuan seorang individu. Masyarakat Aceh mempunyai kebiasaan mengunyah sirh dan menimbulkan beberapa efek buruk kepada kesehatan gigi dan mulut terutama kasus gingivitis. Hasil studi pendahuluan pemeriksaan awal terhadap 9 orang masyarakat di Desa Baroh Kecamatan Montasik Aceh Besar bahwa yang mengkonsumsi sirih rata-rata dengan katagori adanya karang gigi 100%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan masyarakat yang mengkonsumsi sirih dengan status CPITN di Desa Baroh Kecamatan Montasik Aceh Besar.
Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Dilaksanakan di Desa Baroh Kecamatan Montasik Aceh Besar pada tanggal 13-17 Januari 2022, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kuesioner dan pemeriksaan Jaringan periodontal pada masyarakat yang mengkonsumsi sirih. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 31 responden masyarakat dan menggunakan teknik total sampling. Analisa data menggunakan uji chi square.
Hasil penelitian dari 31 responden tingkat pengetahuan yang mengkonsumsi sirih baik dengan adanya status CPITN sebanyak 4 responden (40%) dan tingkat pengetahuan masyarakat yang mengkonsumsi sirih yang kurang baik adanya status CPITN sebanyak 20 responden (95%).
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan masyarakat yang mengkonsumsi sirih dengan status CPITN di Desa Baroh dengan nilai p=0,002 (p
Tidak tersedia versi lain