SKRIPSI
PENGARUH PELATIHAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN NDAN KETERAMPILAN TENAGA PENJAMAH MAKANAN DALAM PERSIAPAN MAKANAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH YULIDIN AWAY TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN
PENGARUH PELATIHAN BAGI PENINGKATAN PENGETAHUAN
DAN KETERAMPILAN TENAGA PENJAMAH MAKANAN DALAM
PERSIAPAN MAKANAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH
TAPAKTUAN YULIDIN AWAY KABUPATEN ACEH SELATAN
1
Gusti Arrisa
2
, Ampera Miko
ABSTRAK
Latar Belakang: Sebagai tenaga penjamah makanan bagi Rumah Sakit Umum Daerah Yulidin Away Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan memegang peranan penting dalam proses persiapan makanan dalam jumlah besar. Tenaga penjamah makanan harus mempunyai bekal pengetahuan dan keterampilan agar makanan yang dikonsumsi dapat berkualitas baik dari segi proses maupun
hasil persiapannya. Salah satu permasalahan tenaga penjamah makanan di Rumah Sakit Umum
Daerah Yulidin Away Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan ialah proses persiapan makanan yang
kurang tepat. Tujuan penelitian adalah untuk menilai pengaruh pelatihan terhadap peningkatan
pengetahuan dan keterampilan tenaga penjamah makanan dalam persiapan makanan di Rumah
Sakit Umum Daerah Yulidin Away Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan.
Metode: Penelitian kuantitatif berdesain quasi eksperiment dengan one group pre post test design. Sampel berjumlah 25 orang. Lokasi penelitian di Rumah Sakit Umum Daerah Yulidin Away Tapaktuan kabupaten Aceh Selatan, penelitian ini dilakukan pada bulan Mei - Juni 2021 Pengumpulan data meliputi data primer dan data skunder, diolah melalui tahapan editing,
processing, dan cleaning, analisis data menggunakan uji T-Test.
Hasil: Adanya peningkatan pengetahuan tenaga penjamah makanan sebesar +10,8 yaitu sebelum
pelatihan 37,76 dengan standar deviasi 5,725 nilai minimum 28 dan maksimum 46, sedangkan
setelah pelatihan rerata pengetahuan tenaga penjamah makanan meningkat menjadi 48,56 dengan
standar deviasi 5,613 nilai minimum 26 dan maksimum 56. Adanya peningkatan keterampilan
tenaga penjamah makanan sebesar +2,68 yaitu sebelum pelatihan 28,12 dengan standar deviasi
2,066 nilai minimum 24 dan maksimum 32, sedangkan setelah pelatihan rerata keterampilan
tenaga penjamah makanan meningkat menjadi 30,80 dengan standar deviasi 1,323 nilai minimum
27 dan maksimum 33.
Kesimpulan: Adanya pengaruh yang signifikan pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan
tenaga penjamah makanan sebesar +10,8 yaitu sebelum pelatihan 37,76. Sedangkan setelah
pelatihan meningkat menjadi 48,56. adanya peningkatan keterampilan tenaga penjamah makanan sebesar +2,68 yaitu sebelum pelatihan 28,12 sedangkan sesudah pelatihan menjadi 30,80 dalam persiapan makanan di Rumah Sakit Umum Daerah Tapaktuan Yulidin Away kabupaten Aceh
Selatan.
Saran:Dikarenakan penelitian ini hanya mengkaji dari sisi pengaruh pelatihan terhadap
pengetahuan dan keterampilan tenaga penjamah makanan maka bagi peneliti selanjutnya
disarankan untuk melakukan penelitian lebih mendalam dengan menggunakan metode yang berbeda seperti metode Case Control yaitu dengan membandingkan kelompok kasus dan control dimana satu kelompok dilakukan pelatihan sedangkan satu kelompok berikutnya tidak diberikan
pelatihan.
Kata Kunci: Pelatihan Persiapan Makanan, Pengetahuan, Keterampilan, Tenaga Penjamah
Makanan.
Tidak tersedia versi lain