SKRIPSI
PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK (NASI BASI) SEBAGAI MIKROORGANISME LOKAL (MOL) MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR PADA TANAMAN SAWI (Brassica juncea. L)
PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK (NASI BASI) SEBAGAI MIKROORGANISME LOKAL (MOL) MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR PADA TANAMAN SAWI (Brassica juncea. L)
Assayyidatina Hasan1, Kartini2
1 Mahasiswa Program Studi Sanitasi Lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh
2 Dosen Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Aceh
ABSTRAK
Nasi basi merupakan hasil dari sampah rumah tangga yang tidak layak untuk dikonsumsi karena memiliki bau dan rasa yang tidak enak, dan mengganggu estetika lingkungan. Nasi basi hanya dibuang oleh rumah tangga sebagai sampah. Tujuan penelitian adalah untuk memanfaatan sampah organik (nasi basi) sebagai mikro organisme lokal (mol) menjadi pupuk organik cair pada tanaman sawi (Brassica Juncea. L). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitaif. Perlakuan pada penelitian ini terdiri dari 4 perlakuan dan 6 kali pengulangan. Data
yang diukur adalah pertumbuhan tinggi tanaman sawi hijau. Alat pengumpul data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji One Way Annova dan dilanjutkan dengan uji Least Significant Difference (LSD) yang disajikan dalam bentuk Deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik cair nasi basi yang difermentasi selama 2 minggu memiliki kandungan N sebesar 0,11%, P sebesar 0,007%, dan K sebesar 0,02%. Pemberian POC berpengaruh terhadap pertumbuhan tinggi tanaman sawi (Brassica Juncea. L). Pertumbuhan tanaman sawi (Brassica Juncea. L) dengan pemberian POC Nasi Basi menghasilkan nilai tertinggi sebesar 23 cm. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi timbulan sampah dan alternatif kesuburan untuk tanaman. Dengan demikian, perlakuan dengan dosis 200 ml merupakan dosis yang paling baik atau optimal dalam meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman sawi (Brassica Juncea. L).
Kata Kunci : Sampah Organik, Nasi Basi, POC, Tanaman sawi
Tidak tersedia versi lain