SKRIPSI
LITERATUR REVIEW: PENGARUH PAPARAN ASAP ROKOK DAN POLUSI UDARA TERHADAP KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR)
LITERATUR REVIEW: PENGARUH PAPARAN ASAP ROKOK DAN POLUSI UDARA TERHADAP KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR)
Meylizanur1, Yulia fitri2, Fithriany3
ABSTRAK
Latar Belakang: Kematian bayi baru lahir atau neonatal mencakup 45% kematian diantara anak-anak dibawah 5 tahun. Mayoritas dari semua kematian neonatal, 75% terjadi pada minggu pertama kehidupan dan antara 25% sampai 45% terjadi dalam 24 jam pertama. Penyebab utama kematian bayi baru lahir adalah prematuritas, 28% dari berat lahir rendah, infeksi 36%, asfiksia 23% dan trauma kelahiran. Indonesia menempati urutan ketiga sebagai negara dengan prevalensi BBLR tertinggi (11,1%), setelah India (27,6%) dan Afrika Selatan (13,2%). Berdasarkan data dari Profil Kesehatan Aceh (2018), persentase berat bayi lahir rendah (BBLR) di Aceh dalam kurun waktu enam tahun terakhir selalu mengalami kenaikan. Tahun 2013, kejadian BBLR yaitu 0,8% hingga pada tahun 2017 mencapai 2%. Terpapar asap rokok dan polusi udara merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya BBLR. Paparan asap rokok dan polusi udara dapat mempengaruhi suplai oksigen dari tubuh ibu kejanin dan plasenta. Paparan asap rokok dan polusi udara juga dapat menurunkan kadar asam folat ibu yang berakibat terganggunya pertumbuhan janin di dalam kandungan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan review dari beberapa literature terkait pengaruh paparan asap rokok dan polusi udara terhadap kejadian berat badan lahir rendah (BBLR). Metode penelitian ini menggunakan metode literature review yang didapatkan dari 10 artikel terkait asap rokok dan polusi udara. Hasil dari 10 artikel yang di review didapatkan bahwa terdapat pengaruh paparan asap rokok dan polusi udara terhadap kejadian berat badan lahir rendah (BBLR). Kesimpulan didapatkan bahwa paparan asap rokok dan polusi udara berpengaruh terhadap kejadian berat badan lahir rendah (BBLR). Saran diharapkan bagi fasilitas kesehatan untuk dapat memberikan pendidikan kesehatan terkait penyebab terjadinya BBLR. Dan menyediakan ruangan atau tempat khusus bagi perokok agar tidak mengganggu kenyamanan pasien lainnya
Kata Kunci : Asap Rokok, Polusi Udara, BBLR, Ibu Hamil Perokok Pasif.
1 Mahasiswa Prodi D-IV Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh
2 Dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh(Pembimbing I)
3 Dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh (Pembimbing II)
Tidak tersedia versi lain