SKRIPSI
LITERATURE REVIEW: HUBUNGAN ANTARA OBESITAS DENGAN GANGGUAN MENSTRUASI PADA REMAJA (MIDDLE ADOLESCENCE)
Literature Review: Hubungan Antara Obesitas dengan Gangguan Menstruasi pada Remaja (MIDDLE ADOLESCENCE)
Dilla Rosa,1 Satrinawati,2 Lia Lajuna.2
Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh Jln. Soekarno-Hatta Kampus Terpadu Poltekkes Aceh, Aceh Besar 23352
Email : dillarosa1100@gmail.com
ABSTRAK
WHO mencatat lebih dari 124 juta anak dan remaja berusia 5-19 tahun mengalami obesitas pada tahun 2016 . Di provinsi Aceh, prevalensi obesitas sebesar 5,21 % pada remaja usia 13-15 tahun dan 3,50 % pada remaja usia 16-18 tahun. Obesitas merupakan suatu masalah kesehatan masyarakat yang serius di seluruh dunia karena obesitas berperan dalam meningkatkan morbiditas dan mortalitas. Obesitas merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya gangguan menstruasi. Siklus menstruasi yang memanjang (oligomenorea) merupakan jenis gangguan menstruasi yang paling sering dialami oleh wanita obesitas. Resiko gangguan siklus menstruasi pada wanita yang mengalami obesitas dapat diturunkan dengan mengikuti program penurunan berat badan. Penurunan berat badan sebesar 10% pada wanita obesitas menunjukkan adanya perbaikan hormone dalam tubuh yang mempengaruhi gangguan siklus menstruasi sehingga dapat menurunkan resiko kejadian gangguan menstruasi, memperbaiki proses ovulasi, dan memperbaiki tingkat kesuburan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan review pada beberapa literature terkait hubungan antara obesitas dengan gangguan menstruasi pada remaja (middle adolescence). Penelitian ini menggunakan metode literature review. Hasil literature review menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara obesitas dengan gangguan menstruasi. Remaja perlu mendapatkan pendidikan kesehatan agar dapat menjaga status gizi dan tidak mengalami obesitas sehingga tidak terjadinya gangguan
menstruasi. Obesitas dapat dihindari dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang serta melakukan aktivitas fisik dan mengubah pola hidup.
Kata kunci: Obesitas, gangguan menstruasi, remaja
1 Mahasiswa D-IV Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh
2 Dosen Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh
Tidak tersedia versi lain