Repository Unit Perpustakaan Terpadu

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of PENGARUH METODE PENYARIAN EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) TERHADAP KADAR FLAVONOID TOTAL
Penanda Bagikan

Karya Tulis Ilmiah

PENGARUH METODE PENYARIAN EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) TERHADAP KADAR FLAVONOID TOTAL

REUWINTA DHIAZTARI - Nama Orang;

ABSTRAK

Daun kopi robusta (Coffea canephora) secara tradisional telah banyak dimanfaatkan sebagai obat herbal oleh masyarakat. Daun kopi mengandung senyawa aktif yang berkhasiat untuk mengobati berbagai jenis penyakit. Daun kopi robusta diketahui memiliki kandungan senyawa flavonoid yang tinggi. Flavonoid berfungsi sebagai antioksidan, antibakteri, antivirus, antiradang, antialergi dan antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar flavonoid total serta perbedaan kadar flavonoid total ekstrak etil asetat daun kopi robusta (Coffea canephora) yang disari dengan metode maserasi dan perkolasi. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental, objek yang diteliti adalah kadar flavonoid total ekstrak etil asetat daun kopi robusta yang disari dengan metode maserasi dan perkolasi. Serbuk simplisia daun kopi robusta diekstraksi secara maserasi menggunakan etil asetat dilakukan selama 5 hari dan diekstraksi secara perkolasi menggunakan etil asetat dengan pelarut sebanyak 2.000 mL. Penentuan kadar flavonoid total ekstrak etil asetat dilakukan dengan menggunakan Spektrofotometri UV-Vis yang diukur pada panjang gelombang 440nm dengan baku standar kuersetin. Analisis data berdasarkan rumus regresi dan penyajian data berupa grafik dan tabel. Hasil yang diperoleh dari penetapan kadar flavonoid total metode maserasi sebesar 50,41 mgQE/g ekstrak sedangkan
pada metode perkolasi didapatkan hasil sebesar 5,7 mgQE/g ekstrak. Dapat disimpulkan bahwa kadar flavonoid total dengan metode maserasi lebih besar dibandingkan dengan metode perkolasi.

Kata kunci : Flavonoid total, daun


Ketersediaan
#
Pustaka Poltekkes Aceh (615 Farmakologi Dan Terapeutik) 615 REU p
KTID33921156
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
615 REU p
Penerbit
Aceh Besar : Prodi DIII Farmasi Poltekkes Aceh., 2021
Deskripsi Fisik
x, 76 halaman.; ilustrasi.; 29 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
615
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Karya Tulis Mahasiswa DIII Farmasi
Info Detail Spesifik
Karya Tulis Mahasiswa Prodi DIII FARMASI + (2 mb) + 1 cd
Pernyataan Tanggungjawab
Karya Tulis Mahasiswa Prodi DIII FARMASI
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • PENGARUH METODE PENYARIAN EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) TERHADAP KADAR FLAVONOID TOTAL
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Repository Unit Perpustakaan Terpadu
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?