Karya Tulis Ilmiah
PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTI BAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBLANG (Syzygium cumini) YANG TUMBUH DIDALAM DAN LUAR KAWASAN GEOTHERMAL IE SEUM ACEH BESAR
ABSTRAK
Daun jamblang diketahui mengandung beberapa senyawa antibaktcri diantaranya polifenol, flavonoid, kuinon, saponin, dan tanin. Kandungan senyawa kimia pada suatu tanaman dipcngaruhi beberapa faktor antara lain tempat tumbuh, suhu dan pH tanah. Kawasan geothermal Ie Seum Aceh Besar memiliki suhu dan pH tanah yang berbeda dengan di luar kawasan geothermal sehingga dapat mempengaruhi kadar senyawa yang terkandung dalam tumbuhan jamblang (Syzygium cumini (L.) Skeels). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun jamblang yang tumbuh di dalam dan di luar kawasan Ie Seum Aceh Besar terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus dan
Escherichia coli. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium yang menggunakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun jambalng yang tumbuh di dalam dan di luar kawasan geothermal Ie Seum sangat berpengaruh (P=0,000) dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Hasil uji lanjut Duncan terhadap Staphylococcus aureus menunjukkan rata rata diameter zona hambat ekstrak etanol daun jamblang yang tumbuh di dalam
kawasan geothermal Ie Seum (19,20 mm) tidak berbeda nyata dengan yang tumbuh di luar kawasan geothermal (18,00 mm). Sedangkan rata-rata diameter terhadap Escherichia coli menunjukkan ekstrak etanol daun jamblang yang tumbuh di dalam kawasan geothermal Ie Seum (20,70 mm) berbeda nyata dengan yang tumbuh di luar kawasan geothermal (18,70 mm). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya aktivitas zona hambat antara ekstrak etanol daun jambang yang tumbuh di dalam dan di luar kawasan geothermal Ie Seum Aceh Besar.
Kata kunci : Syzygium curnini (L.) Skeels, antibakteri, geothermal
Tidak tersedia versi lain