Karya Tulis Ilmiah
POLA PERESEPAN OBAT ANTI HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS LANGSA KOTA
ABSTRAK
Hampir 1 milyar orang menderita hipertensi di dunia. Menurut laporan Badan Kesehatan Dunia atau WHO, hipertensi merupakan penyebab nomor 1 kematian di dunia dan akan memperkirakan, jumlah penderita hipertensi terus meningkat seiring dengn jumlah penduduk yang membesar. Pada 2025 mendatang, diproyeksikan sekitar 29 persen warga dunia terken hipertensi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian retrospektif yaitu untuk melihat gambaran penelitian yang dilakukan untuk menjelaskan fenomena individual atau karakteristik individual, situasi atau kelompok tertentu secara akurat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh rekam medis pasien hipertensi pada bulan Juli asmpai desember tahun 2019 yang berjumlah 185 buku register, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Slovin berjumlah 65 buku register. Data diolah dan dianalisis dengan cara mengumpulan dan menganalisa buku register. Hasil penelitian menunjukkan bahawa mayoritas berjenis kelamin laki-laki sebanyak 41 responden (63,07%). Dari 65 responden mayoritas pasien berusia lanjut (61-70 tahun) sebanyak 60 pasien (92%). Pasien yang mendapatkan terapi obat antihipertensi amlodipin 5 mg sebanyak 49 responden (69,01%), captropil 12,5 mg sebanyak 16 responden (23%) dan furosemide 40 mg 4 responden (6%) dan propanolol 10 mg sebanyak 2 responden (3%). Pasien yang mendapatkan terapi obat antihipertensi tunggal sebanyak 58 responden (89%) dan kombinasi sebanyak 7 responden (11%).
Kata Kunci : Lansia, Pola Peresepan , Obat Antihipertensi
Tidak tersedia versi lain