Karya Tulis Ilmiah
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK DAUN PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urb.) DAN DAUN BIDARA (Ziziphus mauritina Lam) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli
ABSTRAK
Tanaman daun pegagan dan daun bidara kaya akan alkaloid, saponin, tanin, flavonoid, dan polifenol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan kombinasi ekstrak daun pegagan dan daun bidara dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Eschericia coli. Penelitian ini bersifat eksperimental melalui uji laboratorium dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 perlakuan dan 5 kali pengulangan dengan menggunakan metode maserasi. Perlakuan terdiri dari kontrol negatif, kombinasi ekstrak daun pegagan dan daun bidara dengan perbandingan 0:2, 1:1, 1:2, 2:1, 2:0 dan kontrol positif. Hasil uji antibakteri diperoleh bahwa kombinasi ekstrak daun
pegagan dan bidara sangat berpengaruh dalam menghambat Staphylococcus aureus serta Escherichia coli (P=000). Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan aktivitas antibakteri dari kombinasi ekstrak daun pegagan dan bidara terhadap Staphylococcus aureus memiliki rata-rata diameter zona hambat terbesar terdapat pada perbandingan 0:2 (7,38 mm) namun belum dapat menyamai rata-rata diameter zona hambat antibiotik vancomycin (17,25 mm). Sama halnya terhadap Escherichia coli di mana rata-rata diameter zona hambat terbesar juga terdapat pada perbandingan 0:2 (6,81 mm) namun juga belum dapat menyamai rata-rata diameter zona hambat antibiotik gentamisin (17,04 mm). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun pegagan dan bidara memiliki rata-rata diameter zona hambat yang lebih besar jika digunakan secara tunggal atau tidak dikombinasi.
Kata kunci : Centella asiatica, Ziziphus mauritina. Antibakteri, Staphylococcus
aureus, Escherichia coli.
Tidak tersedia versi lain