Karya Tulis Ilmiah
UJI DAYA HAMBAT KOMBINASI EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) DAN ESKTRAK DAUN ASAM JAWA (Tamarindus indica L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus
ABSTRAK
Daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dan daun asam jawa (Tamarindus indica L.) merupakan tanaman yang digunakan sebagai bahan obat tradisional, salah satunya adalah sebagai antibiotik alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat dari kombinasi ekstrak daun belimbing wuluh dan ekstrak daun asam jawa terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus yang bersifat eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang dibagi dalam 6 perlakuan dan 4 ulangan yaitu ekstrak daun belimbing wuluh 100%, ekstrak daun asam jawa 100%, 3 variasi kombinasi ekstrak daun belimbing wuluh dan ekstrak daun asam jawa dengan perbandingan 1:1, 1:2, 2:1, dan Aquadest sebagai kontrol negatif. Uji mikrobiologi menggunakan metode sumuran. Hasil rata-rata diameter zona hambat yang terbentuk yaitu, kombinasi ekstrak daun belimbing wuluh dan daun asam jawa 1:1 (21,75 mm), 1:2 (21,00 mm), 2:1 (20,50 mm), ekstrak daun belimbing wuluh 100% (17,00 mm), dan ekstrak daun asam jawa 100% (16,50 mm). Hasil uji Anova menunjukkan bahwa ekstrak daun belimbing wuluh dan ekstrak daun asam jawa sangat berpengaruh (P= 0,000) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Hasil uji lanjut
Duncan menunjukkan bahwa 3 variasi kombinasi ekstrak daun belimbing wuluh dan daun asam jawa tidak berbeda nyata dengan ekstrak tunggal 100% daun belimbing wuluh dan daun asam jawa. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kombinasi ekstrak daun belimbing wuluh dan daun asam jawa pada perbandingan 1:1 dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.
Kata kunci : Antibakteri, Ekstrak daun belimbing wuluh, Ekstrak daun asam jawa,
Staphylococcus aureus
Tidak tersedia versi lain