Karya Tulis Ilmiah
TINJAUAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUDZA BANDA ACEH TAHUN 2019
ABSTRAK
Profilaksis merupakan prosedur yang berhubungan dengan angka infeksi yang tinggi. Penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah memerlukan perhatian khusus karena masih tingginya angka Infeksi Luka Operasi (ILO) pasca pembedahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah di Instalasi Bedah Sentral RSUDZA di Banda Aceh pada tahun 2019. Jenis penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental, dengan menggunakan metode deskriptif analitik. Data yang diambil adalah data sekunder dan dianalisis dengan menggunakan tahapan coding, editing, tabulating, dan uji data (validasi dan reabilitas). Sampel penelitian adalah semua resep bedah yang menggunakan antibiotik selama periode 1 Januari 2019 sampai dengan 31 Desember 2019. Tempat dan waktu penelitian dilakukan di Instalasi Bedah Sentral RSUDZA Banda Aceh pada tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemakaian antibiotik profilaksis di Instalasi Bedah Sentral RSUDZA tahun 2019 berdasarkan jenis antibiotik adalah Cefazoline 93,1% dan Ceftriaxon 6,9%. Sedangkan berdasarkan dosis pemberian adalah Cefazoline 2 gr 88%, Cefazoline 1 gr 5,3%, dan Ceftriaxon 2 gr 6,8%. Penggunaan antibiotik profilaksis pada kasus tindakan bedah yang paling tingi pada kasus bedah Orthopedi yaitu penggunaan Cefazolin dengan persentase 24% (Periode Juli Desember 2019).
Kata kunci: Antibiotik Profilaksis, Infeksi Luka Operasi, Bedah
Tidak tersedia versi lain