SKRIPSI
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN LAMA MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN LAMA MENSTRUASI DENGAN
KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI TAHUN 2020
1
Siti Auliyana2, Fithriany, Cut Nurhasanah3
ABSTRAK
Latar belakang : Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia terutama pada kelompok remaja. Prevalensi anemia pada remaja putri di Indonesia pada tahun 2018 sebesar 46,6%, angka ini meningkat bila dibandingkan pada tahun 2013 sebesar 36,3%. Prevalensi anemia terbanyak terdapat di Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 12,1%, sementara Provinsi Aceh berada pada urutan ke 6 sebesar 8,5%. Remaja putri memiliki resiko sepuluh kali lebih besar untuk menderita anemia dibandingkan dengan remaja putra. Hal ini dikarenakan remaja putri mengalami menstruasi pada setiap bulannya dan sedang dalam masa pertumbuhan, sehingga membutuhkan lebih banyak asupan gizi. Selain itu, ketidakseimbangan dalam mengonsumsi zat besi juga merupakan penyebab anemia pada remaja. Remaja putri biasanya sangat memperhatikan bentuk tubuh, sehingga banyak yang membatasi konsumsi makanan, serta banyak yang menjadi pantangannya.
Tujuan Penelitian: Untuk melakukan review pada beberapa litertur terkait hubungan pola makan dan lama menstruasi dengan kejadian anemia remaja putri.
Metode Penelitian : Metode penelitian menggunakan studi literature yaitu menggunakan jurnal sebagai literatur.
Hasil Penelitian : diketahui bahwa ada hubungan pola makan dan lama menstruasi dengan kejadian anemia remaja putri.
Kesimpulan Dan Saran : Lama menstruasi dan pola makan berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri. Diharapkan remaja putri untuk mencari informasi dari berbagai sumber baik dari petugas kesehatan, buku maupun dari sumber informasi lainnya tentang anemia
Kata Kunci : Pola Makan, Lama menstruasi, Anemia pada remaja putri
1 Mahasiswa Prodi D-IV Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh
2 Dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh
3 Dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh
Tidak tersedia versi lain