SKRIPSI
LITERATUR REVIEW: PEMBERIAN JUS JAMBU BIJI MERAH (Psidium Guajava L.) DAN JERUK NIPIS (Citrus Aurantifolia) TERHADAP PENINGKATAN HEMOGLOBIN PADA REMAJA ANEMIA
Literatur review: Pemberian Jus Jambu Biji Merah (Psidium Guajava L.) dan Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia) Terhadap Peningkatan Hemoglobin Pada Remaja
Ria Agustina1, Lia Lajuna, Yusnaini2
ABSTRAK
Latar belakang: Buruknya perawatan kesehatan serta tingginya tingkat stres pada remaja membuat sebagian besar dari kelompok ini mengalami gangguan kesehatan yang sering kita temui adalah anemia. Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun (2018) angka kejadian anemia pada remaja mencapai 25,4%. Sedangkan di Indonesia sendiri menurut Badan Riset Kesehatan Dasar (Rikesdas) 2018 terdapat 48,9% remaja putri yang mengalami anemia.
Tujuan: Untuk melakukan review pada beberapa literature terhadap efektifitas pemberian Jambu Biji Merah (Psidium guajava L.) dan Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) terhadap peningkatan Hemoglobin pada remaja anemia.
Metode: Penelitian berupa studi literature review yaitu menggunakan jurnal
sebagai literature.
Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa Jus Jambu Biji merah memiliki kandungan
mineral yang lebih tinggi yaitu vitamin C sebanyak 183,5 mg, zat besi sebanyak 0,31 mg sedangkan pada Jeruk Nipis memiliki kandungan vitamin C 27 mg dan zat besi 0,6 mg, dengan tingkat penyerapan zat besi pada Jus Jambu Biji Merah sebesar 0,1-0,5% daripada tingkat penyerapan jeruk Nipis yang hanya sebesar 0,00-0,01%.
Kesimpulan: Maka dapat disimpulkan bahwa Jus Jambu Biji Merah lebih efektif
dibandingkan dengan Jeruk Nipis dalam meningkatkan kadar Hemoglobin pada
Remaja dengan Anemia.
Kata Kunci: Jambu Biji Merah, Jeruk Nipis, Peningkatan Kadar Hemoglobin,
1 Mahasiswa Prodi D-IV Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh
2 Dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Aceh
Tidak tersedia versi lain