SKRIPSI
LITERATURE REVIEW: PENGARUH PEMBERIAN JUS NANAS DAN MADU TERHADAP PERUBAHAN INTENSITAS NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI
Literature Review: Pengaruh Pemberian Jus Nanas Dan Madu Terhadap Perubahan Intensitas Nyeri Haid Pada Remaja Putri
Izzatul Rahmi,1 Hj. Novemi,2 Asriah,2
E-mail : izzatulrahmi19@gmail.com
ABSTRAK
Nyeri haid (dismenorea) banyak dialami oleh wanita. Di dunia sendiri angka kejadian nyeri haid sangat tinggi, di setiap negara lebih dari 50% wanita mengalami nyeri haid. Angka presentase di negara-negara Eropa dismenore terjadi pada 45-97% wanita. Prevalensi dismenorea di Indonesia sebesar 107.673 jiwa (64,25 %) yang terdiri dari 59.671 jiwa (54,89 %) dismenorea primer dan 9.496 jiwa (9,36 %) dismenorea sekunder. Dismenorea merupakan nyeri perut yang berasal dari kram uterus dan terjadi selama menstruasi. Penanganan nyeri menstruasi terbagi dua kategori yaitu pendekatan farmakologi dan non farmakologi, penanganan secara non farmakologi adalah dengan pemberian jus nanas dan madu yang dapat mengurangi dismenorea. Nanas memiliki efek analgesik karena adanya kandungan bromelain dan madu mempunyai kandungan vitamin E yang dapat mengurangi nyeri haid (dismenorea).
Tujuan Penelitian: Untuk melakukan review pada beberapa literature terkait pengaruh pemberian pemberian jus nanas dan madu terhadap intensitas dismenorea pada remaja putri.
Metode Penelitian: Metode penelitian menggunakan studi literature yaitu menggunakan tujuh jurnal sebagai literature.
Hasil Literatur Review: menunjukkan bahwa adanya pengaruh minum jus nanas terhadap penurunan tingkat dismenorea, pemberian minuman jus nanas dapat menurunkan tingkat nyeri dismenorea dengan ρ value 0,000 (p
Tidak tersedia versi lain